Sahabat curhat.

miscellaneous_165.gif 

Saya mempunyai sahabat baru di jagat maya yang sebaya dalam usia dan sudah seperti saudara sendiri, beliau adalah mas Ramli S, yang saat ini tengah berkarya nun jauh di sana, di salah satu mega proyek LNG di Nigeria, Afrika. 

Dari beberapa e-mail dan chatting dengan mas Ramli, saya seakan sedang bercermin diri dan merupakan kilas balik plus nostalgia kehidupan pribadi sekian tahun yang lalu.

Kehidupan mas Ramli tipikal dan mirip dengan perjalanan hidup saya… dimulai dari masa kecil sampai remaja yang penuh keprihatinan, terus dilanjut dengan perjuangan di saat sudah dewasa, yang penuh petualangan dalam berkarya.

Kami berdua mempunyai habitat yang sama… di bidang akuntansi… kami berdua paling ganteng di rumah tangga kami…karena kami dianugerahi momongan putri semua. Tidaklah heran apabila kami lanngsung “klop” dan akrab dalam menjalin komunikasi…
Pepatah Jawa bilang : “tumbu oleh tutup…”.

Saya merasakan aura positif pada saat kami berkomunikasi… yang saling mencerahkan.. yang saling menguatkan… yang sarat nilai2 persaudaraan… sungguh luar biasa… karena kami menggunakan bahasa yang sama : “bahasa hati”.

Kami diberi kesempatan untuk berbagi kasih… kami dianugerahi waktu untuk saling memberi dan melayani… justru pada saat usia saya sudah setengah abad lebih, yakni usia pencarian jati diri dengan kejujuran hati… tanpa topeng lagi !!!

Mas Ramli… jangan bosan apabila saya sering curhat… agar saya dapat berkualitas dalam karya : ” memberi dan melayani… !! “

Untuk mas Ramli di Nigeria : teriring salam hormat dari “sedulur lanang” di Jogya. Saya bangga menjadi “sedulur”mu.  Please keep your entrepreneur spirit…