CEFE Training - Day 5 (complete)

tda-at-cefe-r.jpg  TDA’ers Joglo ikut pelatihan CEFE

Hari ke lima, 9 November 2007, merupakan hari terakhir pelatihan CEFE dan tiba saatnya setiap peserta membuat makalah atas semua materi pelatihan, yang dirangkum dalam mendiagnosis perusahaan masing2 peserta.

Saya mendapat kesempatan dan kehormatan untuk memaparkan makalah diagnosis kesehatan perusahaan Betiga Klaten di hadapan para tamu yang berasal dari Bank Indonesia, GTZ Jerman serta para trainers CEFE.

Secara garis besar makalah diagnosis kesehatan perusahaan terdiri atas :

1. Profil usaha, yang berisi sejarah singkat perusahaan, kategori jenis usaha yang dijalankan serta legalitas perusahaan.

2. Posisi usaha, yang menjelaskan perusahaan sedang dalam taraf pertumbuhan, yang dapat diidentifikasi dari problema khas yang sedang dialami oleh perusahaan, yakni problema operasional, pendanaan/modal kerja serta alokasi waktu pemilik perusahaan yang belum efektif. 

3. Diagnosis usaha, yang memaparkan rasio-rasio keuangan sebagai instrumen diagnosis usaha. Instrumen yang selalu digunakan oleh institusi perbankan untuk menilai kelayakan usaha suatu perusahaan yang mengajukan permohonan pendanaan/kredit modal kerja.

4. Prioritas perbaikan, mencakup rencana jangka pendek untuk perbaikan bagian2 yang sudah dapat diidentifikasi kelemahannya.

5. Analisa SWOT, mengungkapkan sisi internal perusahaan dari sudut “Kekuatan/Strength”, “Kelemahan/Weakness”, serta sisi external perusahaan dari sudut “Peluang/Opportunity” dan “Ancaman/Threat”.

6. Strategi berdasarkan prioritas, memaparkan langkah-langkah yang akan dijalankan perusahaan terhadap hambatan/problema yang dialami.

Pelatihan CEFE yang dahsyat ini, meskipun dilaksanakan selama 5 hari non stop, terasa  selesainya cepat sekali, seperti baru kemarin saja dimulainya.

Materi pelatihan yang seabreg pasti akan lebih heboh apabila dilaksanakan dalam 10 hari, karena banyak games interaktif yang tidak diberikan kepada peserta karena keterbatasan waktu pelatihan.

Kebersamaan selama 5 hari ternyata membawa silaturahmi mendalam di antara para peserta, terlebih di saat acara perpisahan…. kami larut dalam rasa haru mendalam.

Jabat dan peluk erat di antara kami membuktikan jalinan sedulur di antara peserta pelatihan yang luar bisa prima…. saya sungguh terharu !!

Kepada semua sedulur pelatihan CEFE di Trangsan… mari bersama TDA Joglo kita jalin kolaborasi bisnis untuk mengangkat eksistensi UKM…. Amin.

Ditulis dalam Silaturahim. 2 Komentar »

CEFE Training - Day 4

family61.gif 

Hari ke empat pelatihan CEFE, 8 November 2007, untuk sesi pertama diisi dengan pelatihan tentang cara mendiagnosis kesehatan perusahaan kita, yakni dengan serangkaian questionaire yang berkaitan dengan marketing, produksi/operasional, finansial dan SDM.

Jawaban questionaire diberi score tingkat kepuasan dari masing2 bagian di dalam perusahaan. Kemudian score dijumlahkan dan dibagi dengan faktor tertentu, sehingga akan didapat hasil diagnosis kesehatan perusahaan kita dalam bentuk prosentase.

Sesi berikutnya diisi dengan games interaktif yang fuuntastics abizz, yakni 3 kelompok peserta mendapatkan order pembuatan produk Mahkota dari buyers Luar Negeri.

Masing2 kelompok membuat Quotation kepada buyers Luar Negeri dan membuat perencanaan proses produksi atas produk Mahkota pesanan buyers, yakni biaya produksi, pembelian bahan baku / bahan pembantu, peralatan produksi, metode kerja, pengaturan tenaga kerja, Quality Control, pengaturan gudang, skejul export pengiriman pesanan ke Luar Negeri serta mekanisme pembayaran dari buyers.

Games yang luar biasa bagus… simulasi kehidupan riil para pelaku UKM… emosi peserta diaduk-aduk dengan tekanan dari buyers agar skejul delivery pesanan ”on time”, proses produksi diberi tenggat waktu sangat terbatas tetapi harus menjaga kualitas produk.

Dari sisi SDM mendapat tekanan kurangnya tenaga terampil, yang ada dalam kelompok hanya tenaga kerja biasa, sehingga si pemilik perusahaan harus turun tangan sendiri mengerjakan order.

Dari sisi finansial mendapat tekanan tidak adanya “uang muka” dari buyers, sehingga pemilik perusahaan harus menambah modal kerja untuk memenuhi pesanan tersebut.

Problema dan tekanan dari semua lini produksi mengakibatkan pemilik perusahaan melakukan kesalahan fatal, yakni… “lupa” tidak membuat Analisa Titik Impas (Break Even Point analisys), sehingga pemilik perusahaan mengalami “kerugian”, karena :
- Volume produksi tidak mencapai volume titik impas
- Tenaga kerja “idle” karena hanya mengerjakan volume di bawah titik impas

Dan puncak kerugian yang diderita oleh pemilik perusahaan adalah semua produk ”ditolak” oleh buyers, karena pesanan produk tidak sesuai dengan spesifikasi yang ditentukan oleh buyers.
Hal ini dapat terjadi karena setelah produk selesai dibuat… ternyata produk “tidak dicheck” oleh bagian Quality Control…. he..he..he.. (hayo… siapa yang berperan sebagai Quality Control ??)

Sungguh suatu pembelajaran yang luar biasa prima…. dan “untung”nya kejadian tersebut hanya berupa games belaka…
Inilah kehebatan pelatihan CEFE…. semua kejadian buruk bisnis dikemas dalam games interaktif !!

Ditulis dalam Silaturahim. 4 Komentar »