Ternyata semangat membara saja tidak cukup, masih diperlukan stamina prima dan endurance fisik yang istimewa.
Saya seringkali mengingkari faktor generatif yang tidak dapat dibohongi, yakni usia yang tidak muda lagi.
Di saat beraktivitas mengelola bisnis dan mengikuti kegiatan off-line TDA Joglo yang padat, saya merasa masih berumur 26 tahun saja, padahal usia sebenarnya hampir dua kali 26 tahun tahun…. he..he..he..he… !!!
Saya bersyukur mempunyai isteri yang penuh perhatian, yang selalu mengingatkan tentang kesehatan fisik dan mengingatkan perlunya “proses” dalam mendedikasikan karya kepada masyarakat.
Uppss… she’s already more wiser… ketularan my virus “memberi dan melayani”… he..he..he.. !!!
Speechless… I love you so much honey !!!
Mematuhi anjuran isteri dan ditambah inspirasi dari postingan mas Roni Yuzirman tentang “Lagi mikir…”, maka dalam beberapa hari terakhir ini saya lebih banyak istirahat… pitstop… rest & relax… sambil sesekali menyiapkan strategi menghadapi tantangan tahun 2008 (lho… kok malah berpikir lagi ya ??!! padahal inginnya mengistirahatkan fisik dan pikiran… dasar manusia…ha..ha..ha..)
Susah sekali menghindari “habit” yang sudah dari “sono”nya… padahal saya ingin (2 hari saja deh) 100% istirahat tanpa ada gangguan dering telpon (SMS) dan tidak menyambung koneksi internet, sehingga tidak membuka Inbox, membaca dan membalas email serta posting ke milis komunitas tercinta.
Namun saya selalu bersyukur, ternyata jiwa “memberi dan melayani” kepada masyarakat lebih kuat daripada keinginan untuk memanjakan diri sendiri.
Semoga saya masih diberi kesempatan untuk dapat lebih banyak lagi “Memberi dan melayani” masyarakat. Amin.


