Milad 2 TDA membawa berkah.

wisuda-r.jpgtiup-lilin-r.jpgisdi-roni-iim-r.jpg

Pada hari Minggu, tanggal 27 Januari 2008, bertempat di Auditorium Bank Syariah Mandiri, Jalan Thamrin, Jakarta, telah digelar perhelatan akbar Milad 2 komunitas TDA yang dihadiri oleh 400 lebih anggota TDA

Perhelatan akbar yang digelar dengan ciamik dan luar biasa prima oleh TDA Management, two thumbs up buat mas Hasan Basri sang komandan… serta standing ovation buat mas Faif Yusuf & his gang yang telah meracik acara Milad 2 TDA dengan konsep sophisticated event masa kini…. megah dan spektakuler… !!!

Susunan acara yang runut serta content yang variatif tentu saja membuat audience mempunyai kenangan tak terlupakan.
Ada berbagai sesi yang dikemas dengan fuuntastic : silaturahmi, refleksi, motivasi, hiburan, sharing, talk show, pemberian award, wisuda, dream, challenge, etc… etc… yang mengharu biru emosi jiwa…. whuih… komplit plit.
Sesi motivasi bisnis diisi oleh motivator hebat : Wuryanano, Prijono Nugroho, Yusef J. Hilmi dan Perry raja FO.

Kebahagiaan yang susah diekspresikan dengan kata karena dapat bersilaturahmi dengan sedulur-sedulur TDA yang fuuntastic, antara lain : Haji Alay, Roni Yuzirman, Abduh, Agus Ali, Iim, Yulia Moz5, Roes, Dorris, Wuryanano, Adib, Aning & Harmanto, Rosihan & Ines, Hantiar, Ipul & Riri Anwar, Tito & Dyah Malang, Evi, Hesti, Panggah, James, Isdiyanto, Try Atmojo, Hendy, cak Eko, Fauzi Rachmanto, Teguh Atmaja, Phillips, Adzan, AR Junaedi, Imansyah, Tito Semarang, Wawal Pekalongan, Noer, Taufan, Ary Putri, Didin, Dwi Zahir, Andri, Eko June, Choirul, Ichsan, Ina, Feby, Masbukhin, Anto Kidz, Sigit Cilacap, Yoyox Wonosobo, Yoga, Yudi Imam, Hertanto, Wasis, Hadi Kuntoro…. dan masih banyak TDA’ers lainnya yang baru pertama kali bertemu… !!!

Kebahagiaan semakin kompilt karena saya dianugerahi :
1. TDA Blogger Award sebagai juara 3
2. The Inspiring Member For Caring
3. Nara sumber acara Talk Show : Mengembangkan Bisnis

Anugerah tersebut merupakan amanah dari komunitas TDA yang harus saya pertanggungjawabkan di hari-hari mendatang.

Semoga anugerah tersebut selalu menginspirasi saya dalam setiap karya, yakni karya yang selalu berlandaskan spirit “memberi dan melayani”… agar dapat bermanfaat bagi masyarakat.

Terima kasih komunitas TDA…. komunitas yang telah menjadi salah satu bagian penting dari hidup saya… !!!

I am going to Milad 2 TDA.

cartoon_191.gif

Sehubungan dengan pergelaran akbar Milad 2 Komunitas TDA yang akan diselenggarakan tanggal 27 Januari 2008, maka selama 5 hari ke depan saya akan berada di Jakarta untuk menghadiri acara tersebut.

Selain menghadiri acara tersebut, saya juga akan silaturahmi kepada beberapa sedulur komunitas TDA untuk menindaklanjuti beberapa MOU bisnis yang akan digarap bareng dalam tahun 2008 ini.

Implementasi dan action bisnis berbasis komunitas sudah mulai dilaksanakan di awal tahun 2008 , tahun yang penuh harapan dan tahun yang saya tetapkan sebagai tahun tinggal landas menuju dream di tahun 2010.

Apa yang saya kerjakan selama beberapa bulan terakhir ini merupakan anugerah Allah, yakni sejak saya mengenal dan bergabung di komunitas TDA… sebuah komunitas yang selalu mengedepankan semangat memberi dan real action !!

Meskipun beakangan ini saya sudah berdomisili di Jogya selama 7 tahun, namun sejarah panjang selama puluhan tahun tinggal di Jakarta masih sering menggoda diriku untuk datang… dan datang lagi.

Apalagi dengan bertambahnya networking bisnis dengan sedulur-sedulur komunitas TDA, pasti akan semakin intens dan sering datang di Jakarta.

Terima kasih TDA ….!!! Hello Jakarta… I am coming !!!

Dari karyawan menjadi pengusaha (6).

cartoons_37.gif

Dream menjadi pengusaha setelah “memajukan diri” (resign) dari profesi karyawan kandas sejenak pada tanggal 1 Juni 2003, yakni ketika menutup bisnis distribusi Aqua Danone dengan bendera Artha Biru.

Lembaran baru dengan bendera Betiga Klaten langsung dikibarkan pada tanggal 2 Juni 2003, karena saya tidak mau sentimentil meratapi kegagalan yang mengharu biru emosi sebagai manusia biasa.
Saya jadikan kegagalan tersebut bagian dari “proses menuju sukses“… jujur saja… saya merasakan sakit hati dikhianati partner bisnis yang nota bene sepupu sendiri.

Bendera Betiga Klaten sebagai Sub Distributor Aqua Danone dan Sub Agen LPG Pertamina mulai dikibarkan dari sebuah garasi 3×4 di rumah almarhum orang tua di Klaten.
Memulai bisnis bukan dari Nol tetapi mulai dari Minus, karena masih menanggung Utang lama Artha Biru yang cukup signifikan kepada Principal Aqua Danone.

Inilah makna perjuangan… arti sebuah integritas dan komitmen yang harus tetap ditegakkan, meskipun sedang terpuruk.
Sungguh nelangsa kalau mengenang peristiwa ini…. namun saya bersyukur dapat melewatinya dengan baik.

Mayoritas toko/warung/pelanggan individual yang selama ini menjadi jaringan distribusi produk sudah berpindah kepada kompetitior selama masa gonjang ganjing pergantian bendera.
Dan salah satu kompetitor adalah…. sepupu saya… ex partner bisnis, yang menyerbu pasar dengan membanting harga produk Aqua Danone.

Saya sempat limbung mendapat cobaan ini… akan tetapi saya dapat bertahan dan tertolong dengan falsafah yang menjadi roh (soul) dalam berbisnis, yakni…. “memberi dan melayani”… berbisnis dengan hati… !!!

Salah satu yang membuat saya tetap bersemangat adalah dukungan isteri dan anak-anak di saat mengalami keterpurukan.
Isteri selalu menghormati sebagai suami, sebagai partner bisnis handal yang tidak pernah cheating dan teman curhat membangun kembali dream keluarga.

Sementara anak-anak mulai memaklumi dan terbiasa dengan “kondisi” profesi pengusaha yang sedang merintis bisnis.
Dan yang membuat terharu… anak-anak tetap menjadikan saya sebagai idola !!! (hiks.. hiks..)
Ya… saya harus bangkit untuk menjaga amanah yang diberikan isteri dan anak-anak… and I shall do my best… !!

Indikasi kebangkitan teraktualisasikan dengan semakin tingginya tingkat okupansi kamar-kamar kost yang dikelola isteri di Jogya

Apalagi kolaborasi bisnis penyewaan tenda dekorasi, Classy Tent, di Bekasi yang dikibarkan pada tanggal 1 April 2003 sudah tumbuh baik, meskipun masih dalam skala kecil.

Sementara itu bisnis supply aggregate, Rio Jaya, yang dikibarkan Januari 2003 di Bekasi sudah mengalirkan arus kas positif setiap bulannya.

Seiring pertumbuhan bisnis-bisnis yang dikelola, tentu saja membawa perbaikan arus kas ekonomi keluarga, yang sempat amburadul selama beberapa bulan di tahun 2002.
Puji syukur ke hadirat Allah yang selalu menganugerahi berkah melimpah…

Perjalanan hidup di tahun 2003 merupakan tahun kebangkitan dari keterpurukan, setelah sekian kali jatuh bangun mengibarkan bendera bisnis.

Dan di tahun 2003 inilah saya membuat cetak biru / road map profesi pengusaha…. meninggalkan comfort zone karyawan menuju wild jungle zone pengusaha.

Perjalanan pindah kuadran menjadi pengusaha mulai nyaman, walaupun sempat beberapa kali mengalami guncangan ketika mengelola bisnis.

Ternyata guncangan kali ini merupakan suatu indikasi, bahwa bisnis yang dikelola mulai tumbuh dan memerlukan solusi yang berbeda apabila dibandingkan dengan ketika start up bisnis.

Benang merah dari perjalanan pindah kuadran ini adalah… selalu bangkit ketika terpuruk, selalu siap menjalani proses, berani mengambil keputusan sepahit apapun… agar dapat menggapai dream kehidupan… !!!

Bisnis berbasis komunitas.

cartoon_255.gif

Kunjungan mas Harmanto beserta tim (mas Bayu dan mas Deden) di Jogya selama 4 hari telah membuka cakrawala baru saya sebagai pengusaha.
Proses panjang kejiwaaan dan spirit yang selalu “open mind” terhadap perubahan mulai teraktualisasi satu per satu.
Suatu kenikmatan berproses yang susah diekspresikan dengan kata karena hanya hati yang dapat merasakan.

Hari-hari yang diisi dengan aktivitas persiapan bisnis yang akan dikelola bersama dengan brand Bahara Corporation mulai dikerjakan, peluang2 bisnis yang pada awalnya belum tertekstur mulai ditata urutan prioritasnya.

Anugerah dan berkah Allah semakin bertambah dengan hadirnya mas Ilik SAS, mas Dimas, mbak Nining dan mbak Erna, yakni sedulur2 komunitas bisnis Jaringan Rumah Usaha (JRU) dari Semarang yang ikut memeriahkan acara silaturahmi TDA Joglo pada hari Minggu, 20 Januari 2008, di Jogya.

Kesepakatan TDA Joglo dengan JRU untuk berkolaborasi di aktivitas On-line dan Off-line sungguh mencengangkan, karena peluang2 bisnis yang akan dikerjakan bersama tersebut pasti menghasilkan lompatan-lompatan bisnis spektakuler.

Acara Silaturahmi TDA Joglo tersebut semakin dahsyat dengan hadirnya mas Hadi “Raja Selimut” Kuntoro yang khusus hadir dari Jakarta serta mas Yoyox “Rabbani” dari Wonosobo.
Blue print kolaborasi bisnis langsung dirancang sebagai wahana “faktor kali” percepatan untuk mencapai dream masing2.

Sungguh indah dan dahsyat melaksanakan bisnis berbasis komunitas… semua dalam “frekuensi yang sama”… semua mengedepankan spirit “memberi dan melayani” yang dibalut dalam “paseduluran dan guyub”… khas budaya kami !!!

Acara tersebut juga dihadiri sedulur2 TDA Joglo yang selalu aktif di kegiatan off-line, yakni : Riza, Guk Seta, Tri Muriana, Hatta, Awan, Thomas, Edwient, Tono Sragen, Joko, Ichsan, Evi, Rian, Prabas, Hari Pipit, Kukuh Muriana dan Yanto YDA.

Sebagaimana acara2 silaturahmi TDA lainnya, tanpa terasa waktu cepat berlalu, padahal acara yang dimulai jam 10.00 pagi tersebut baru berakhir pada jam 21.00 malam.. he..he..he..he..

Saya hanya bisa sujud penuh syukur atas anugerah Allah yamg melimpah ini.
Semoga karya2 yang akan dihasilkan dapat bermanfaat bagi masyarakat. Amin.

Performance 2007.

cartoon_268.gif 

Kinerja korporasi Betiga Klaten pada tahun 2007 hanya mencapai 96% dari target yang ditetapkan.
Salah satu penyebab tidak tercapainya target tersebut adalah banyaknya libur bersama yang ditetapkan Pemerintah dan Principal Aqua Danone mengikuti aturan libur bersama tersebut.
Dampak yang dirasakan adalah pada saat hari-hari libur bersama pasokan produk Aqua Danone jauh di bawah target yang telah ditetapkan.

Keterlambatan pasokan paling parah terjadi dalam bulan Desember 2007, di mana jumlah hari libur mencapai 10 hari, terdiri dari libur hari Minggu, hari libur Nasional dan libur cuti bersama.

Praktis selama bulan Desember 2007 produktivitas hanya mencapai 70%, karena jumlah hari libur mencapai 30% hari kalender (ups.. kinerja yang memprihatinkan !!)

Kesempatan untuk melayani dengan baik kepada para pelanggan menjadi terganggu, karena tidak mempunyai Persediaan Produk yang dapat dijual dan banyak pelanggan complain atas keterlambatan kiriman order (hiks.. hiks.. aku tak berdaya).
Semoga libur bersama di tahun 2008 tidak banyak menganggu pasokan produk.