The power of giving.

Salah satu topik yang dibahas dalam pertemuan kelompok Mastermind Jogya-1 (MM-1) yang dilaksanakan pada tanggal 29 April 2008 adalah falsafah : Memberi atau Berbagi.

Sharing dari para sedulur MM-1 cukup membuktikan betapa kekuatan berbagi dan memberikan yang terbaik selalu membawa berkah dalam berbisnis.

Berbagi asset terbaik milik kita dengan hati… memberi dengan ikhlas dalam wujud : waktu, ilmu, empati, pengalaman, materi, etc.. !!

Memberi atau berbagi tidak harus pada kondisi bisnis yang sudah mapan dan berkelimpahan, tetapi justru pada saat awal memulai suatu bisnis.

Wujud nyata falsafah memberi adalah memberikan kepuasan yang terbaik kepada semua stake holders perusahaan, yakni Pelanggan/Customer, Pemasok/Supplier, Karyawan dan Pemilik Perusahaan.

Pengalaman pribadi yang sering dialami adalah : pada saat mengalami problem bisnis selalu dimudahkan dalam mendapatkan solusinya.

Memang… pada saat mengalami problema bisnis, perasaan hati tidak nyaman, serasa gelisah dan diaduk-aduk tidak keruan.
Namun setelah problema terselesaikan, biasanya laju tumbuh perusahaan mengalami kenaikan yang signifikan.

Kekuatan memberi terletak pada hati (feeling), bersyukur dan yakin, bahwa setiap action yang dijalankan pasti akan bermanfaat bagi orang lain/masyarakat.

Pemahaman kekuatan berbagi akan sulit dicerna apabila implementasinya berdasarkan pada otak (thinking), karena sebagai manusia ketika memberi kepada sesama sering dikaitkan dengan untung rugi.