Kiat praktis

Cara sederhana dan mudah dalam memperoleh kredit bank yang banyak dikeluhkan rekan2 komunitas milis :

Mempunyai bisnis yang dikelola secara baik, salah satunya adalah mempunyai catatan aktivitas bisnis, yang biasa disebut dengan pembukuan atau akuntansi.

Banyak rekan2 yang terjebak dalam asumsi rumitnya akuntansi, padahal yang perlu dilakukan sederhana saja, cukup membuat buku Kas yang mencatat semua arus kas.

Semua transaksi yang menggunakan uang dicatat secara cermat, baik penerimaan maupun pengeluaran uang ; pada prinsipnya bisnis merupakan perputaran arus kas saja, yakni bagaimana agar penerimaan kas lebih besar dari pengeluaran kas.

Ya… hanya sesederhana itu, karena apabila penerimaan uang lebih besar dari pada pengeluarannya, biasanya bisnis tersebut meraih keuntungan.

Seyogyanya transaksi keuangan bisnis memakai jasa intermediasi bank, artinya semua hasil penjualan yang sudah dicatat di buku Kas disetorkan ke Bank ; sementara itu untuk pengeluaran operasional, dana diambil dari ATM / Teller Bank.

Aktivitas setor / tarik di Bank inilah yang disebut “track record” bisnis kita ; setoran = sales, sedangkan tarikan adalah biaya (harga pokok penjualan).

Dalam satu periode tertentu, semua transaksi di-klasifikasi-kan dengan yang sejenis, jadilah yang disebut Laporan Keuangan, yang terdiri dari Neraca, Laporan Laba Rugi serta Laporan Arus Kas.

Track record dan Laporan Keuangan diperlukan sebagai salah satu persyaratan saat mengajukan aplikasi kredit, karena Bank akan menilai kelayakan bisnis dari dokumen tersebut.

Pada saat ini persyaratan kredit bank tidak sekejam jaman dulu, bank cukup memberi kemudahan dan flexible dalam persyaratannya ; di samping itu suku bunga kredit yang dikenakan Bank juga relatif ringan, sekitar 1,65 % per bulan, sekitar 19 % per tahun.

Sebagai ilustrasi, pinjaman kredit sampai dengan 10 juta tidak diperlukan SIUP, TDP maupun NPWP ; cukup surat keterangan dari Kelurahan yang menyatakan kita memang mempunyai usaha / bisnis di kelurahan tersebut.

Author: Bams Triwoko

Entrepreneur. Grandpa. Jogjakarta, Indonesia. Blogging. Amateur Photography. Travel enthusiast.

2 thoughts on “Kiat praktis”

  1. mas diego, thanks sudah visit blog.
    saya belum tahu informasi milist AO bank, namun mas bisa berbagi informasi dan diskusi tentang banking system dengan cara bergabung di milist entrepreneur TDA Joglo ( http://www.tdajoglo.com ).
    milist dengan ciri khas action oriented.
    pls do not hesitate to contact us

    best regards

  2. nice… keep writing…

    ada gak yah milist untuk para AO bank untuk tuker pikiran or diskusi… please share with me if u know one.. thx

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s