Evaluasi kiprah bisnis (part 2)

Evaluasi ke dua adalah korporasi Classy Tent yang didirikan tanggal 1 April 2003, 2 bulan lebih awal dari Betiga Klaten yang berdiri tanggal 2 Juni 2003.

Ownership Classy Tent merupakan gabungan unik persahabatan di antara partner (8 orang), yang dapat dipilah menjadi link overseas, link sejawat korporasi dan link domisili. Dan titik sentral dari link adalah salah satu owner yang menjadi pemrakarsa bisnis ini.

Bisnis Classy Tent adalah menyewakan tenda dekorasi berikut perlengkapannya, antara lain : kursi, meja, flooring/alas papan, stage/panggung, karpet, sound system, lighting, AC, silent genset, dll.

Setting awal bisnis adalah sebagai wadah mitra bisnis / partner agar selalu dapat bersilahturahmi di masa pensiun, korporasi yang lebih menitik beratkan pada aspek ikatan kekelurgaan di antara partner.

Mayoritas partner masih aktif berkarya sebagai karyawan di perusahaan dan menduduki jabatan manajerial, sehingga praktis waktu untuk mengelola bisnis Classy Tent terbatas. Amanah pengelolaan bisnis diberikan kepada 2 orang partner, salah satunya adalah saya.

Keterbatasan waktu adalah faktor yang kurang menguntungkan dalam laju tumbuh korporasi, di samping itu juga adanya perbedaan corporate culture dan mindset dari pengelola bisnis.

Laju tumbuh korporasi dari tahun ke tahun cukup bagus dan profitable sejak berdiri. Faktor lain adalah tingkat persaingan belum begitu tajam, karena belum banyak kompetitor yang terjun di bidang bisnis tenda dekorasi.

Pengambilan keputusan kebijakan strategis korporasi  kurang cepat, karena harus mempertahankan aspek persetujuan dari partner yang lain ; terlebih apabila harus mengambil keputusan kategori investasi, dampak yang dirasakan adalah banyaknya peluang yang terlewatkan.

Anyway… meskipun korporasi berjalan tertati-tatih, namun laju tumbuh korporasi cukup spektakuler. Total asset menjadi 4x lipat bila dibandingkan tahun pertama bisnis didirikan (baca : jumlah modal disetor).

Ternyata net worth yang dihasilkan mengalami kenaikan rata-rata 20 % per tahun. Dan hebatnya akumulasi laba yang dihasilkan, digunakan untuk re-investasi perlengkapan tenda.

Author: Bams Triwoko

Entrepreneur. Grandpa. Jogjakarta, Indonesia. Blogging. Amateur Photography. Travel enthusiast.

2 thoughts on “Evaluasi kiprah bisnis (part 2)”

  1. Dear Onny,
    Wuihh… comment Onny masuk ke suspect spam. Thanks sdh visit blog katrok.
    Well, banyak faktor yg menentukan sehat tidaknya suatu korporasi.
    Networth & Profit hanya dua faktor indikasi dari sekian puluh indikasi lainnya.
    Saya lebih concern dng indikator cash flow sbg alat kontrol, krn Cash Flow merupakan darah dlm setiap bisnis.
    Pakem yg hrs dijaga cukup simple, yakni Cash In lebih besar drpd Cash Out, sehingga setiap saat korporasi selalu “surplus cash”.
    Anyway, mulai semester 2 thn 2007 mulai “widest range of biz”, kolaborasi dengan rekan2 di komunitas TDA Joglo.
    Onny nanti di-invite join milist TDA Joglo. (apa alamat e-mail Onny ?)

    Salam fuuntastics,
    Bambang Triwoko

  2. Selamat Pagi Om Bambang,
    onny menyempatkan membaca blog yang Om tulis klo onny maen di tempat Beta. Om mo sedikit pertanyaan, apakah betul, perusahaan itu dikatakan sehat ( dalam bidang finansial ) jika net worth pertahun rata-rata 30% dan profit yang dihasilkan +/- 8%?
    Kira-kira ada keinginan untuk widest range product yang udah Om jalankan?
    Sukses aj dech buat bisnis dan jejaring TDA_nya.

    Best Regards,

    Onny

    NB`:
    Saya di invite donk Om buat forumnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s