Road to Semarang… 14 jam dalam kebersamaan !!

romb-jogya-2r.jpgkts-2r.jpgbus-4r.jpgbus-3r.jpgbus-2r.jpg

Saya sungguh terharu dengan semangat rekan2 TDA Joglo dalam kebersamaan menebar rahmat, yakni tidak mengenal lelah dan penuh pengorbanan agar dapat berpartisipasi dalam acara Halal bi Halal dan Silaturahmi TDA Joglo, Sabtu 20 Oktober 2007, di Semarang.

Aktivitas off-line TDA Joglo yang berdurasi waktu cukup panjang, dari jam 07.30 pagi sampai dengan jam 21.30 malam, yupp… 14 jam dalam kebersamaan dan unik… “kopdar” di dalam bus !! Yakni perjalanan darat dari Jogya-Solo-Semarang PP.

Untuk itu saya sampaikan rasa hormat kepada para sedulur kinasih :

Mas Sigit Nursetyadi, yang nekad berangkat dari Cilacap jam 03.00 pagi agar dapat tiba di Yogya jam 08.00. Satu keteladanan “komitmen” yang wajib ditiru. Investasi salah satu assets yang paling berharga (baca : “waktu”), sungguh satu pengorbanan yang luar biasa.

Mas Aziz Khariri, yang lebih enjoy berangkat ber-sama2 rombongan bus, sehingga harus ngebut dari Muntilan dan tentu saja menambah gayeng suasana perjalanan darat Jogya-Solo-Semarang.
Mas Aziz merupakan contoh Amphibi yang dahsyat dalam strategi berbisnis, yakni akuisisi perusahaan yang nyaris kolaps terus dikelola menjadi bisnis yang mengkilap kinerjanya.

Mas A.Yunianto (Antok) bersama sang putri, buah kasih nan cantik, yang sengaja mudik dari Jakarta menuju Jogya agar dapat mengikuti acara Halal bi Halal TDA Joglo di Semarang. Sharing perjalanan TDA sampeyan sungguh fuuntastics.

Mas Awan Kurniawan, yang melaju kencang dari Cawas, Klaten menuju Wisma Kagama di Yogyakarta, tempat keberangkatan kontingen TDA Jogya. Khas generasi muda yang kreatif dan ciamik dalam karya TDA.

Mas Bambang Sajarwo, yang selalu memberi keteladanan tentang “komitmen” dalam berkomunitas, sehingga faktor jarak tempuh dan udara dingin pagi hari bukan suatu halangan… demi terjalinnya silaturahmi.

Mas Diyan Marandi, anak muda enerjik yang sedang menyiapkan bisnis Laundry. Meskipun baru bergabung sekian hari di komunitas TDA Joglo, namun sudah menunjukkan kebersamaan yang luar biasa.

Mas Tri Muriana, salah satu founder TDA Joglo, yang meninggalkan lereng gunung Merapi agar dapat bersilaturahmi dan menjalin kebersaaman dengan TDA’ers Joglo. Satu keteladanan “komitmen berkomunitas” lagi bagi young TDA’ers. Dan hebatnya lagi, mas Tri Muriana selalu menebarkan semangat entrepreneur kepada TDA’ers. Bravo mas Tri… !!

Mas Rifai yang maestro The Secret, rela menempuh perjalanan jauh dari Wonosari, Gunung Kidul, agar dapat berkumpul dan bersilaturahmi dengan TDA’ers Joglo. Proficiat atas kenaikan kelas menjadi Distributor produk Pepsi, jelas langkah yang tidak mudah dalam pencapaian kelas Distributor tersebut. Inilah salah satu testimoni kedahsyatan The Secret.

Mas Ibnu Alwan, yang ternyata selalu bikin canda tawa selama perjalanan panjang menuju Semarang. Ternyata pria satu ini mumpuni dalam mengelola bisnis pasokan bahan2 warung “Burjo” dan resto Sate Kambing. Sungguh menggelitik tutur sapanya. Sukses selalu buat mas Alwan.

Mas Slamet Raharjo, pria kalem yang bertubuh tinggi dan berambut panjang, yang sama tinggi dan panjangnya dengan idea bisnisnya yang kreatif. Mas Memed (sebutan akrabnya), jago banget dalam bisnis retail, khususnya dalam setting up bisnis Mini Market.
Psst… ada lagi yang lebih dahsyat dari mas Memed, yakni sebagai jawara trainer yang mempunyai lisensi trainer dari CEFE Jerman.
Wahai all TDA’ers Joglo… bersiaplah mengikuti program pelatihan entrepreneur, kolaborasi TDA Joglo dan mas Memed Cs sebagai trainers.
Hayo siapa yang mau ikut pelatihan entrepreneurship dan bersiap diri menjadi pengusaha tangguh dan sukses ??
Mas Memed, saya pendaftar peserta pelatihan no.1 ya… !!

Mbak Evie, calon TDA yang masih menekuni ilmu Ekonomi Management di Universitas Sanata Dharma Yogyakarta. Semangat belajarnya di bidang wira usaha patut diacungi jempol. Keep your entrepreneur spirits… !!

Mas Prabas, yang selalu aktif dalam aktivitas off-line TDA Joglo. Saat ini mas Prabas menyandang gelar Amphibi yang menggeluti bisnis transportasi cargo di darat, sesuai dengan keahliannya di bidang ekspor impor / forwarder.

Mas Edwient, sang Harry Potter TDA Joglo, meskipun badan kurang fit tetap semangat mengikuti perjalanan panjang menuju Semarang. Bagi rekan2 yang memerlukan jasa hosting dan pembuatan website, silahkan menghubungi mas Edwient. Salah satu karya fenomenalnya adalah website TDA Joglo tercinta.
Mas Edwient juga cukup mumpuni menjadi EO Reuni, silahkan menghubungi ybs untuk pernak pernik reuni. Peace bro… !!

Mas Seta, yang lebih populer dengan panggilan Guk Seta, yang mendapat kredit point tersediri dari mas Prie GS, atas keunikannya dalam menyampaikan opini tentang TDA. Slengekan & “mbeling” dalam opini, namun dahsyat dalam berbisnis dan kreatif menciptakan idea bisnis2 baru. Go ahead bro… !!

Mas Hatta, young entrepreneur from Klaten yang mewarisi spirit sang proklamator bung Hatta. Imperium bisnisnya semakin menunjukkan kinerja yang meroket, tidaklah heran bila mas Hatta yang masih lajang menjadi “bintang” bincang sepanjang jalan menuju Semarang.

Mas Riza, yang ikhlas mengorbankan acara liburan keluarga dan rumahnya dijadikan embarkasi rombongan TDA Solo, sungguh suatu pengorbanan yang patut diacungi jempol.
Dan TDA Joglo mau ngrepoti lagi, mohon ijin kantornya dipakai acara Cash Flow Game putaran ke 6 tanggal 28 Oktober 2007.
Terima kasih atas semua budi baik mas Riza, terlebih atas disediakannya kamar kecil yang gratiss… peace bro !!

Mas Sangaji dan mas Agung, semangat anda berdua dalam komitmen berkomunitas sungguh luar biasa prima dan menambah semarak “kopdar” terlama dalam sejarah TDA Joglo. Kita akan bertemu lagi dalam acara Cash Flow Game putaran ke 6 tanggal 28 Oktober 2007 di Solo.

Mas Tono Sragen, walaupun sedang sakit tetap nekad hadir, suatu wujud pengorbanan yang membuat decak kagum… demi silaturahmi dengan sedulur2 TDA Joglo ; inilah wujud nyata hebatnya kebersamaan di komunitas TDA Joglo.

Mas Arif Setiawan dan isteri yang sedang mengandung, wuih.. hebat euy… sang baby yang masih dalam kandunganpun sudah diberi aura entrepreneurship. Semoga sang baby kelak menjadi entrepreneur dahsyat… !!

Last but not least… mas Budi Prajitno, sang founder TDA Joglo, berkat prakarsa mas Budi… TDA Joglo semakin eksis dalam karya.
Horeee… mas Budi sudah setuju Milad ke 1 TDA Joglo, bulan Mei 2008, diadakan di Kaliurang selama 2 hari 1 malam… Sipp… Sipp…

Pada akhirnya aku bersujud menyebut asma Allah… atas semua anugerah luar biasa ini… atas kesempatan bersama sedulur2 TDA Joglo menebar rahmat… Amin.

Author: Bams Triwoko

Entrepreneur. Grandpa. Jogjakarta, Indonesia. Blogging. Amateur Photography. Travel enthusiast.

4 thoughts on “Road to Semarang… 14 jam dalam kebersamaan !!”

  1. @Jendral Roni,
    Wow…kejutan besar pak “Jendral TDA” Roni sempat memberikan comment.
    Thanks berat pak Jendral… you’re my inspiration !!

    Salam fuuntastics.
    Bams Triwoko

  2. Terimakasih untuk Mas Bams dan teman-teman yang lain atas kebersamaannya. Kayaknya TDA Joglo perlu punya kendaraan khusus untuk roadshow nih … he he he

    Acara Cash Flow Game putaran ke 6 tanggal 28 Oktober 2007, di Jl. Adisucipto, welcome aja. Kami siap menanti.

    Salam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s