CEFE Training – Day 4

family61.gif

Hari ke empat pelatihan CEFE, 8 November 2007, untuk sesi pertama diisi dengan pelatihan tentang cara mendiagnosis kesehatan perusahaan kita, yakni dengan serangkaian questionaire yang berkaitan dengan marketing, produksi/operasional, finansial dan SDM.

Jawaban questionaire diberi score tingkat kepuasan dari masing2 bagian di dalam perusahaan. Kemudian score dijumlahkan dan dibagi dengan faktor tertentu, sehingga akan didapat hasil diagnosis kesehatan perusahaan kita dalam bentuk prosentase.

Sesi berikutnya diisi dengan games interaktif yang fuuntastics abizz, yakni 3 kelompok peserta mendapatkan order pembuatan produk Mahkota dari buyers Luar Negeri.

Masing2 kelompok membuat Quotation kepada buyers Luar Negeri dan membuat perencanaan proses produksi atas produk Mahkota pesanan buyers, yakni biaya produksi, pembelian bahan baku / bahan pembantu, peralatan produksi, metode kerja, pengaturan tenaga kerja, Quality Control, pengaturan gudang, skejul export pengiriman pesanan ke Luar Negeri serta mekanisme pembayaran dari buyers.

Games yang luar biasa bagus… simulasi kehidupan riil para pelaku UKM… emosi peserta diaduk-aduk dengan tekanan dari buyers agar skejul delivery pesanan “on time”, proses produksi diberi tenggat waktu sangat terbatas tetapi harus menjaga kualitas produk.

Dari sisi SDM mendapat tekanan kurangnya tenaga terampil, yang ada dalam kelompok hanya tenaga kerja biasa, sehingga si pemilik perusahaan harus turun tangan sendiri mengerjakan order.

Dari sisi finansial mendapat tekanan tidak adanya “uang muka” dari buyers, sehingga pemilik perusahaan harus menambah modal kerja untuk memenuhi pesanan tersebut.

Problema dan tekanan dari semua lini produksi mengakibatkan pemilik perusahaan melakukan kesalahan fatal, yakni… “lupa” tidak membuat Analisa Titik Impas (Break Even Point analisys), sehingga pemilik perusahaan mengalami “kerugian”, karena :
– Volume produksi tidak mencapai volume titik impas
– Tenaga kerja “idle” karena hanya mengerjakan volume di bawah titik impas

Dan puncak kerugian yang diderita oleh pemilik perusahaan adalah semua produk “ditolak” oleh buyers, karena pesanan produk tidak sesuai dengan spesifikasi yang ditentukan oleh buyers.
Hal ini dapat terjadi karena setelah produk selesai dibuat… ternyata produk “tidak dicheck” oleh bagian Quality Control…. he..he..he.. (hayo… siapa yang berperan sebagai Quality Control ??)

Sungguh suatu pembelajaran yang luar biasa prima…. dan “untung”nya kejadian tersebut hanya berupa games belaka…
Inilah kehebatan pelatihan CEFE…. semua kejadian buruk bisnis dikemas dalam games interaktif !!

Author: Bams Triwoko

Entrepreneur. Grandpa. Jogjakarta, Indonesia. Blogging. Amateur Photography. Travel enthusiast.

4 thoughts on “CEFE Training – Day 4”

  1. Siip mbul!
    Sharing yang sangat bermanfaat buat semuanya!
    Semoga semakin piawai dalam menjalankan roda bisnisnya.
    Selamat berkarya pak Bams!

    Salam hormat,
    Ramli – Nigeria

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s