Refleksi 2007 bersama komunitas TDA.

diddles_115.jpg

Saya bersyukur menemukan komunitas TDA yang spektakuler di tahun 2007 silam. Komunitas yang mampu merubah mindset saya ke arah yang lebih bermanfaat bagi masyarakat.

Diawali pada tanggal 26 Juni 2007, ketika saya mulai bergabung di komunitas TDA Joglo. Saya di-invite oleh mas Tri Muriana yang menjadi Moderator milis TDA Joglo.
Saya gembira dan bangga saat diterima menjadi anggota komunitas TDA Joglo, komunitas yang selama ini saya impikan. Meskipun belum bergabung di TDA Jakarta, toh saya sudah bergabung di komunitas TDA Joglo.
Justru dalam skala yang kecil, ruang lingkup wilayah Jogya-Solo, saya dapat lebih optimal dalam mengaktualisasikan falsafah “Memberi dan Melayani”, khususnya kepada TDA’ers Joglo.

Saya baru bergabung di komunitas TDA Jakarta pada tanggal 3 Agustus 2007 melalui blog mas Roni Yuzirman, blog yang selalu saya kunjungi sejak medio tahun 2006.
Artikel2 di blog mas Roni yang sarat pemahaman entrepreneurship, “to the point” dan “provokatif”… selalu menginspirasi langkah2 pengelolaan bisnis saya.
Thanks berat mas Roni Yuzirman…. you are the great inspirator !!!

Keinginan untuk bergabung di TDA Jakarta sebenarnya sudah muncul sejak medio 2006, sewaktu saya menjadi anggota milis Bisnis Smart yang digawangi Cak Bukhin.
Ada kendala yang mengganjal diriku, pada tahun 2006 persyaratan untuk menjadi  anggota TDA “harus” ada referensi dari anggota TDA yang terdaftar, padahal saya belum mengenal seorangpun anggota TDA secara pribadi.

Pendaftaran di TDA Jakarta berjalan mulus dan langsung menjadi anggota setelah memasukkan password “Aktif di TDA Joglo” dan “full TDA”.
Pada point ini “double thumbs up” buat mas Roni Yuzirman yang selalu mem”provoke” agar calon anggota “full action” dahulu, baru diterima menjadi anggota… ha..ha..ha.. !!!

Aneka aktivitas off-line TDA Joglo dari bulan Juni 2007 s/d Desember 2007 dapat diikhtisarkan sebagai berikut :

1. Cash Flow Game 101.
Permainan ini ternyata mampu menggerakkan silaturahmi dan interaksi di antara anggota TDA Joglo. Permainan yang sudah digelar sebanyak 8 kali, baik berlangsung di Jogya maupun diselenggarakan di Solo.
Permainan ini merupakan cikal bakal aktivitas off-line TDA Joglo lainnya dan sampai saat ini masih menjadi permainan favorit TDA’ers Joglo.

2. Sharing dan mentoring bisnis.
Sharing dan mentoring dalam bentuk diskusi informal yang sering diadakan setiap kali mengunjungi anggota TDA Joglo di Jogya, Solo dan Klaten.
Cakupan materi yang sering dibahas adalah aspek legalitas dalam pembentukan badan usaha, perpajakan, banking system dan pembiayaan kredit modal kerja, pengelolaan keuangan dan SDM, rencana dan strategi bisnis, etc.. etc..

3. Website TDA Joglo.
Di usia komunitas TDA Joglo yang baru berusia 3 bulan (berdiri medio Mei 2007), tepat pada hari Kemerdekaan Republik Indonesia tanggal 17 Agustus 2007, telah dilaunching website TDA Joglo : www.tdajoglo.com
Content website mencakup aspek2 penting komunitas TDA Joglo : Data base anggota, Daftar Bloggers, Agenda aktivitas off-line, berita Internal,  Artikel seputar bisnis (management, entrepreneurship, leadership, dll…)

4. Kas TDA Joglo.
Untuk menunjang aktivitas off-line TDA Joglo telah dibentuk Kas TDA Joglo.
Sumber pendapatan berasal dari :
a. Penyisihan sebagian profit bisnis anggota TDA Joglo yang melakukan transaksi kepada sesama anggota TDA Joglo.
b. Pemasangan banner di website TDA Joglo
c. Sebagian pendapatan dari training/workshop/mentoring/seminar yang diselenggarakan TDA Joglo dengan pihak External.

5. Nonton Bareng (Nobar) film The Secret.
TDA Joglo menyelenggarakan acara Nobar film The Secret di Hotel Quality Solo pada tanggal 26 Agustus 2007, yang dilanjut acara silaturahmi TDA’ers Joglo di salah satu resto di Solo.
Acara yang dihadiri sekitar 35 orang, termasuk di dalamnya mas Adib Munajib (Duta Keliling TDA) dan mas Tito (TDA Semarang).
Pada hari tersebut tercetus ide penggabungan TDA Joglo dengan TDA Semarang, sehingga menjadi TDA Joglosemar.

6. Ramadhan TDA Joglo.
Di bulan Ramadhan 1428 H ( September 2007) memberi peluang kepada anggota TDA Joglo yang berminat untuk menambah penghasilan dengan melakukan penjualan Sajadah yang dipasok oleh mas Hadi “Suryo” Kuntoro (TDA Jakarta) dan Sarung yang dipasok oleh  mbak Hesti (TDA Gresik-Surabaya).
Inilah “real action bisnis” antar anggota TDA lintas wilayah… yakni anggota TDA Joglo berkolaborasi dengan anggota TDA Jakarta dan anggota TDA Gresik-Surabaya.

7. Buka Puasa Bersama.
TDA Joglo menyelenggarakan acara Buka Puasa Bersama yang dihadiri sekitar 20 orang anggota TDA Joglo pada tanggal 9 Oktober 2007.
Setiap acara off-line selalu akrab, penuh suasana kekeluargaan, meriah dan full guyonan a’la TDA Joglo.

8. Halal Bi Halal.
Acara Halal Bi Halal TDA Joglo diselenggarakan di Semarang, sekaligus sebagai perwujudan jaringan antar komunitas, yakni komunitas TDA, Jaringan Rumah Usaha (JRU) Semarang, Senity, Greenleaf dan EU Semarang.
Sedangkan dari anggota TDA sendiri yang hadir berasal dari kota Jogya, Solo, Klaten, Jakarta, Muntilan, Wonosari, Cilacap, dan Semarang.
Jalinan silaturahmi antar komunitas yang luar biasa prima, jaringan komunitas yang mengedepankan entrepreneurship.

9. Pelatihan CEFE.
Lima orang anggota TDA Joglo (Hatta, Awan Kurniawan, Edwient, Ibnu Alwan & Bams Triwoko) mengikuti pelatihan CEFE selama 5 hari di Trangsan, Sukoharjo.
Metode pelatihan CEFE yang berasal dari Jerman ini telah dilaksanakan di lebih 120 negara di dunia .
Pelatihan CEFE merupakan pelatihan management dan bisnis yang dikemas dalam permainan interaktif.
Penyelenggara pelatihan CEFE adalah lembaga nirlaba GTZ-RED, suatu lembaga kerja sama antara pemerintah Indonesia (diwakili Bappenas dan Bank Indonesia) dengan pemerintah Jerman (diwakili GTZ, salah satu Lembaga Keuangan pemerintah Jerman).

10. Goes To Campus.
Goes To Campus merupakan aktivitas off-line TDA Joglo yang melibatkan dengan pihak External, yang dilangsungkan di :
a. Kampus Universitas Muhamadiyah Surakarta (UMS) pada tanggal 24 November 2007 di Solo.
b. Kampus Universitas Gajah Mada (UGM) pada tanggal 29 November 2007 di Jogya.

11. Kelompok Mastermind.
Telah dibentuk 4 kelompok Mastermind di TDA Joglo :
a. Kelompok MM Jogya-1
b. Kelompok MM Jogya-2
c. Kelompok MM Jogya-3
d. Kelompok MM Solo-1

12. Seminar Property.
TDA Joglo menyelenggarakan Seminar Property pada tanggal 2 Desember 2007 di 7Resto, Yogyakarta.
Sebagai nara sumber adalah mas James Sastrowijoyo, anak muda fenomenal. Inilah seminar yang fuuntastic.
Peserta yang hadir adalah TDA’ers yang berasal dari Jogya, Solo, Klaten, Semarang, Cilacap, Purbalingga, Malang dan Surabaya.

13. Halal Bi Halal TDA Jakarta.
Dua orang anggota TDA Joglo (Guk Seta dan Bams Triwoko) ikut menghadiri acara Halal Bi Halal TDA Jakarta yang diselenggarakan pada tanggal 3 November 2007 di Cafe Omah Sendok, Kebayoran Baru, Jakarta.
Speechless…. ajang silaturahmi TDA’ers paling spektakuler yang pernah saya alami !!!

14. Silaturahmi dan Kopi Darat.
Acara silaturahmi dan kopi darat dengan sedulur2 TDA yang spektakuler dan hebat :
a. Bro Adib Chen (d/h Adib Munajib), Duta Keliling TDA  di Solo, Jogya, Klaten, Surabaya dan Semarang.
b. Cak Wuryanano, motivator luar biasa prima, di Surabaya dan Jakarta.
c. Cak Sucipto Ajisaka, profesional trainer, di Surabaya.
d. Mas Eko June, the Wise Moderator yang saya kagumi, di HBH TDA Jakarta dan Bekasi.
e. Mas Hadi “Suryo” Kuntoro, raja selimut, di HBH TDA, Bekasi, Wonosobo dan Jogya.
f. Mas Roni Yuzirman, sang Jendral TDA, di HBH TDA dan Manet Jakarta.
g. Pasutri mbak Aning dan mas Harmanto, di Manet Jakarta, Jogya dan Wonosobo.
h. Mbak Yulia Astuti, juragan MOZ5 Salon, di HBH Jakara, Manet Jakarta dan Solo.
i. Pak Haji Alay, mas Abduh, mas Hasan Basri, mas Faif Yusuf, mas Iim Rusyamsi, mas Agus Ali, mas Rosihan, mas Hantiar, mas Dwi (Zahir), mas Didin, mbak Roes, mbak Ina, mbak Doris dan sedulur2 TDA hebat lainnya sewaktu acara HBH TDA Jakarta dan di Manet Jakarta.

Pada akhirnya saya hanya bisa bersujud penuh syukur serta menyebut asma Allah atas semua anugerah yang melimpah dan sudah diberi kesempatan untuk menjadi bagian dari komunitas TDA yang “action oriented” ini.
Semoga di tahun 2008 ini saya dapat lebih mengaktualisasikan falsafah “Memberi dan Melayani”. Amin.

Author: Bams Triwoko

Entrepreneur. Grandpa. Jogjakarta, Indonesia. Blogging. Amateur Photography. Travel enthusiast.

7 thoughts on “Refleksi 2007 bersama komunitas TDA.”

  1. Terima kasih untuk revies 2007 bersama TDA-nya dan juga atas kunjungannya ke rumah sy yg sederhana. Pertemuan dan perkenalan denagn mas Bams adalah anugerah tersendiri buat sy.

    Memberi dan melayani, slogan hebat yg sy contek dan berusaha untuk selalu aplikasikan. Sukses selalu !

  2. @cak Nano,
    Sedulur yang satu ini memang pantas diteladani.
    Selalu menjalin tali silaturahmi.. double thumbs up bro !!!
    Terima kasih dan salam hormat saya.

    Bams Triwoko.

  3. Sebuah REFLEKSI KEJUJURAN, yang sanggup menggetarkan hati nurani…menyentuh dasar motivasi, untuk selalu bangkit menuju KESUKSESAN SEJATI.

    Salam Refleksi (eh..bukan pijat releksi lho.. :smile:)
    Wuryanano😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s