Disparitas harga Elpiji.

Terhitung mulai tanggal 25 Agustus 2008, Pertamina menaikkan lagi harga Elpiji kemasan 12 Kg dan kemasan 50 Kg ; sedangkan harga Elpiji kemasan 3 Kg yang disubsidi oleh Pemerintah tidak dinaikkan.

Harga eceran Elpiji kemasan 12 Kg menjadi Rp 69.000,- per tabung, atau Rp 5.750,- per Kg ; sedangkan harga eceran Elpiji kemasan 50 Kg menjadi Rp 362.750,- per tabung, atau Rp 7.255,-

Mengutip pernyataan Direktur Niaga dan Pemasaran PT Pertamina, yang dimuat di harian Kompas tanggal 26 Agustus 2008, bahwa Pertamina akan menaikkan harga LPG secara bertahap sampai mencapai tingkat harga yang ekonomis.

Terhitung mulai bulan Agustus 2008, setiap bulan harga LPG akan naik sebesar Rp 500,- per Kg ; dan tingkat harga ekonomis yang menjadi target Pertamina adalah Rp 11.400,- per Kg.

Dengan adanya disparitas harga untuk ketiga kemasan Elpiji (3 Kg, 12 Kg dan 50 Kg) yang dikeluarkan oleh Pertamina, tentu saja membuat pangsa pasar dan peta distribusi Elpiji berubah.

Saat ini harga resmi Pertamina untuk Elpiji sebagi berikut :

1. Harga Elpiji kemasan  3 Kg  : Rp 4.250,-
2. Harga Elpiji kemasan 12 Kg : Rp 5.750,- (lebih tinggi 35% dari kemasan 3 Kg)
3. Harga Elpiji kemasan 50 Kg : Rp 7.255,- (lebih tinggi 70% dari kemasan 3 Kg dan lebih tingi 26% dari kemasan 12 Kg)

Sebagaimana pakem hukum pasar, konsumen akan cenderung memilih harga Elpiji yang paling murah, yakni konsumen pindah menggunakan tabung Elpiji kemasan 3 Kg.

Hal ini terbukti dari pergerakan Penjualan Elpiji kemasan 3 Kg yang meningkat signifikan di Betiga Klaten.
Penigkatan Penjualan yang menyebabkan happy problem, karena justru dalam dua hari terakhir ini pasokan Elpiji kemasan 3 Kg dari Agen tersendat.

No doubt… It’s a fun games of bussiness… !!!

Author: Bams Triwoko

Entrepreneur. Grandpa. Jogjakarta, Indonesia. Blogging. Amateur Photography. Travel enthusiast.

6 thoughts on “Disparitas harga Elpiji.”

  1. Jual Karet Seal LPG harga Rp 30,-/buah. Melayani Partai / Ecer. Hubungi CV Gema Nusantara / Krisbudi 081911119123 / 031 – 91239123, Jl. Wonokitri Besar 40E, Surabaya

  2. Salam kenal pak Triwoko,
    Saya Neni
    Dari Tulungagung Jawa Timur
    Ceritanya pak, sudah 3 bulan ini saya keluar kerja
    Alasan utama ingin usaha sendiri sambil ngemong anak
    saya coba usaha elpiji 3 Kg
    Alhamdullilah sudah mulai lancar

    Selama ini saya ngedropi ke pedagang2 sama sepeerti agen besar.selama ini saya tergantung ke 3 agen
    Yg jadi masalah dikota saya kecamatan yang terkonversi
    masih sedikit, masih 6 kecamatan
    para agen menyerbu, dan menerapkan sistem bonus ke pedagang untuk merebut pelanggan. Saya tidak bisa memberi bonus karena untung memang sangat tipis sekali.
    Cuma ketepatan pengiriman saja yang jadi modal saya, saya usahakan pedagang saya tidak telat pasokannya.

    Terus terang pak, saya masih pemain baru. sedikit masalah elpiji yang saya tau. Yang saya tahu, para agen elpiji yang ada dikota saya sekarang adalah bekas agen minyak tanah yang punya NIAP.

    Sekarang saya punya 700 tabung elpiji. Distribusi saya sekita 300 tab sehari kalo rame, kalo sepi ya 200tab.
    Apakah dengan tabung yang saya punya sejumlah itu, saya bisa mengisi sendiri di SPBE pak ?
    Apakah saya harus ijin kepertamina dulu pak?
    Syarat-syarat apa yang harus dipenuhi?
    karena ada orang yang bilang, hanya agen yang boleh ngisi di SPBE. Benarkah itu Pak ?
    Terus terang saya tidak bisa bertarung dengan agen, harus step by step.
    Mohon informasinya dan bantuannya Pak.

    Matur suwun
    Regards,
    Neni

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s