Memulai bisnis dari skala kecil (1).

Artikel ini ditujukan kepada karyawan, rentang usia 25-35 tahun, yang ingin alih profesi menjadi wirausaha.
Rentang usia tersebut di atas relatif lebih siap untuk menjalani profesi wirausaha (yang memang tidak mudah), serta masih dalam rentang usia produktif.

Profesi wirausaha memerlukan hal-hal sebagai berikut :

  • Stamina fisik yang prima, untuk mengantisipasi mobiltas yang tinggi dan harus siap setiap saat ketika diperlukan.
  • Ketahanan mental pada saat menerima tekanan dalam mengelola bisnis (persaingan merebut pasar, pengendalian operasional perusahaan, pengembangan usaha, ketrampilan mengendalikan arus kas, problem SDM, dll).
  • Keberanian ketika mengelola risiko dan mengambil keputusan strategis bisnis.

Diharapkan pada rentang usia tersebut di atas sudah mempunyai pengalaman kerja 3 s/d 10 tahun, sehingga sudah memahami garis besar organisasi suatu perusahaan, dan merupakan nilai tambah apabila karyawan sudah menduduki level Managerial.

Rentang usia tersebut juga memudahkan karyawan dalam merubah mindset, yakni dari rasa aman sebagai karyawan, menjadi rasa ingin bebas sebagai wirausaha.

Pada rentang usia tersebut, kondisi comfort zone sebagai karyawan belum begitu dirasakan, karena karyawan masih dalam proses meniti jenjang karir, namun mulai merasakan bosan dengan rutinitas tugas dan beragam kondisi non teknis lainnya (senioritas karyawan, unsur like dislike dari atasan langsung, persaingan dengan sesama karyawan, karir mentok, dll).

Kondisi alinea di atas relatif akan gampang memacu keyakinan / semangat baru untuk berubah (agar lebih baik kesejahteraannya), serta siap dan tidak takut menghadapi risiko yang akan diterima.

Author: Bams Triwoko

Entrepreneur. Grandpa. Jogjakarta, Indonesia. Blogging. Amateur Photography. Travel enthusiast.

4 thoughts on “Memulai bisnis dari skala kecil (1).”

  1. Betul…betul…betul…

    Mumpung msh usia-usia produktif yang berminat buruan action mulai saat ini juga. Saya tidak menyesal hanya….. berpuluh-puluh tahun digaji orang endingnya begini (tetap bersyukur). Bagus banget artikel diatas itu. Untuk pelunis mungkin terlambat.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s