Jejak langkah anak guru (8).

Tahun 1980 – 1983 merupakan masa yang penuh semangat kerja, karena aku mendapat kesempatan mengaudit perusahaan-perusahaan client yang tersebar di kota-kota di sebagian pulau besar Nusantara (Jawa, Sumatera, Kalimantan dan Sulawesi).

Praktis pada masa tersebut aku dapat mengunjungi kota- kota (pastinya berikut obyek wisatan di daerah tersebut) di pulau besar Indonesia dengan gratis, bahkan diberi uang saku dari Kantor Akuntan Publik… hahaha…

Pada periode inilah aku diberi anugerah Allah, yakni kesempatan untuk mereguk ilmu kehidupan yang luar biasa, yang tidak diajarkan di bangku pendidikan formal.

Aku diberi kepercayaan dari Kantor Akuntan Publik untuk mengaudit puluhan client dengan berbagai bidang usaha, antara lain :

Perusahaan Jasa Konstruksi, Pabrik Dinamit, Pabrik Tekstil, Pengecoran Logam, Pabrikasi Aluminium, Maskapai Penerbangan, Oil Company, Perusahaan Asuransi, Lembaga Keuangan Bank dan Non Bank, Perusahaan Jasa Kelaikan Laut, Apotik, General Trading, Pabrik Cat, Perusahaan Taxi dan Bus Kota, Hotel, Pabrik Plywood, Logging Industry, Pabrik Kimia, Developer Real Estate, dll.

Setiap perusahaan client mempunyai karakteristik dan struktur Laporan Keuangan yang berbeda satu dengan lainnya, dan sebagai Auditor salah satu tugasku adalah menelaah Internal Control dari Sistem dan Prosedur yang diterapkan oleh client dalam menyajikan Laporan Keuangan.

Setiap kali menelaah Internal Control yang diterapkan oleh client, aku mendapatkan wawasan tentang titik-titik vital Pengendalian Internal yang digunakan oleh Top Management Client dalam menjalankan operasional Perusahaan.

Kelak pengetahuann tentang titik-titk vital pengendalian internal ini sangat bermanfaat ketika aku sudah alih profesi menjadi wirausaha, sehingga dapat mengendalikan operasional perusahaan dengan efektif.

Selain ditugaskan untuk melakukan General Audit, aku beberapa kali ditugaskan untuk melakukan Special Audit (investigasi, audit forensik) perusahaan client yang sedang mengalami penyimpangan dan penyelewengan yang dilakukan oleh unsur Internal Client.

Penugasan Special Audit ini menambah wawasan tentang beragam modus penyelewengan yang sering dilakukan oleh Internal Perusahaan, serta mengetahui beragam solusi dan titik-titik Pengendalian Internal untuk mencegah terjadinya penyelewengan.

Pengalaman kerja lainnya adalah membantu Senior Partner dalam pembuatan Sistem dan Prosedur Akuntansi di salah satu Maskapai Penerbangan.

Pengalaman kerja yang lain adalah saat ditugaskan membantu Divisi Konsultan Pajak, sehingga aku mengetahui seluk beluk Perpajakan yang memang ‘rumit’ dan ‘sering berubah’ Peraturannya… hehehe…

Terima kasih kepada bapak Machdjud (almarhum) dan bapak Goentoer Prawito (almarhum) yang sudah menggembleng dan mendidik diriku dengan beragam ilmu kehidupan, yang selalu digunakan dalam melakoni beragam tahap kehidupan.

Author: Bams Triwoko

Entrepreneur. Grandpa. Jogjakarta, Indonesia. Blogging. Amateur Photography. Travel enthusiast.

1 thought on “Jejak langkah anak guru (8).”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s