Asal usul nama.

Ada beberapa nama panggilan yang melekat pada diriku, masing-masing mempuyai latar belakang, baik di lingkungan keluarga, teman, kolega Kantor ataupun Komunitas, serta pada era tertentu pula.

Teman-teman sekolah SD di Klaten, SMP di Klaten dan SMA di Solo memanggil dengan nama Triwoko, sedang teman-teman SMA di Pare (Kediri) dan teman-teman kuliah di Jakarta memangil dengan nama Bambang.

Teman main semasa kecil dan tetangga serta segenap famili memanggil dengan nama Bambang, namun saudara kandung memanggilku dengan nama Baba, sedang para keponakan yang tinggal di Jakarta memanggil dengan nama Om Ba.

Ketika ditugaskan oleh Perusahaan Konstruksi di Proyek Pasar Pagi Viaduct (1989), yang dikerjakan secara Joint Operation dengan Bilfinger Berger (Jeman), boss-ku (Commercial Director) yang orang Jerman memanggil dengan nama Beng Beng… (barangkali susah melafalkan nama Bambang… hehehe…)

Berhubung karyawan di Perusahaan Konstruksi tersebut di atas banyak yang bernama Bambang, kolega Kantor memanggilku Pak BT (padahal aku jarang “bete” di kantor lho… hohoho…)

Ketika tahun 2007 bergabung di Komunitas Bisnis TDA (Tangan Di Atas) dan aktif sebagai motivator di TDA wilayah Jogya dan Solo, salah satu sedulur komunitas (Hatta, juragan souvenir pernikahan) memanggil dengan nama Pak Bams, yang kemudian diikuti oleh semua sedulur Komunitas TDA. Nama panggilan yang sampai saat ini masih melekat, terlebih di dunia On Line.

Menurut ceritera ibu (almarhum), nama asli yang diberikan oleh ayah dan ibu adalah Triwoko dan di baptis dengan nama Mardonius ; kemudian ditambahi nama Bambang oleh eyang Poerwodihardjo (kakek saya dari pihak ayah).
Sehingga nama lengkap yang tertulis di Akte Kelahiran tanggal 9 Januari 1957 yang diterbitkan oleh Kantor Tjatatan Sipil Klaten adalah : Mardonius Bambang Triwoko.

Aku masih ingat, ada dua nama panggilan yang sering terlontar dari Ibu, saat aku masih kecil dan sedang nakal, kalau tidak Semplep… ya… Bagong Leyong (barangkali sebagai ungkapan rasa kesal ibu… hikss…)

Apapun panggilannya, aku memaknainya sebagai atensi dan ungkapan kasih sayang dari keluarga, kolega dan sahabat kepada diriku.

Selamat Hari Natal kepada sahabat yang merayakannya. Selamat menikmati libur akhir tahun.
Selamat Tahun Baru 2012. Salam Wirausaha Indonesia.

Author: Bams Triwoko

Entrepreneur. Grandpa. Jogjakarta, Indonesia. Blogging. Amateur Photography. Travel enthusiast.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s