Motivasi : My forever idol

Gonzu Fams 1964
Gonzu Fams 1964

Ada beberapa ajaran dan nasihat almarhum bapak yang selalu terngiang di telinga :
sing podho rukun (agar selalu rukun !) … satu kalimat yang begitu simple namun bermakna dalam. Beliau memberi contoh tindakan konkret, antara lain :

  • Membantu mengatasi problem pelik finansial yang dihadapi adik-adiknya, tulus dan tanpa pamrih sedikitpun.
  • Menjadi orang tua asuh keponakan2nya yang kurang mampu agar dapat bersekolah.
  • Mencarikan pekerjaan untuk anak tetangga yang drop out, etc… etc….

Saya tidak heran andaikan bapak seorang milyuner, yang bikin saya kagum sekaligus terharu justru bapak berprofesi sebagai guru pegawai negeri, yang tidak neko2 dan jujur, di mana untuk biaya hidup se-hari2 dan biaya sekolah anak2nya sering kali pinjam sana sini untuk menutupi negatif cash flow-nya.

Anak2 sering complain ke bapak agar diutamakan untuk keperluan keluarga sendiri, dan tunda dulu urusan membantu orang lain (meskipun masih famili) ; namun apa jawaban bapak : “orang tersebut lebih memerlukan dari pada kita, tidak ada salahnya kita membantu orang lain, bapak juga tahu kita sedang kesulitan finansial. Percayalah, setiap kali kita membantu orang lain, Tuhan akan selalu memberi kemudahan dalam karya2 kita”.

Falsafah hidup bapak tersebut saya pakai sebagai “way of life”, falsafah yang begitu dahsyat merasuk dalam sendi2 kehidupan saya, sehingga dalam setiap langkah bisnis saya selalu : “memberi dan melayani….”

Advertisements